Tuesday, October 5, 2010

ALLEYCATS, THE REAL ENGLISH FOOD

Ada beberapa tempat makan yang gue cobain waktu ke Bali. Beberapa yang jadi favorit akan gue bikin postingannya sendiri. Salah satunya restoran ini.

Entah apa yang salah dengan Alleycats tapi banyak yang tersesat ketika mencarinya. Padahal mah gampang banget! Lokasinya berada di jalan Poppies II (dari Monumen Bom Bali I masuk gang kecil samping toko Billabong). Amati papan nama dengan tekun di gang ini, kalau sudah bertemu dengan Twice Bar milik Jerinx SID cari neon box Balita Inn setelah itu langsung ikutin penunjuk arahnya, masuk aja ke gang sempit dan kamu sudah sampai di AlleyCats.

Restoran ini terletak di sebuah rumah tua yang penuh dengan pepohonan rimbun dan ornamen batuan di tiang bangunannya. Terdapat bar, meja bilyard, TV layar datar, sofa serta meja kursi kayu yang diletakkan di halaman.

Image and video hosting by TinyPic

Gue kesana saat sarapan jadi Full English Breakfast sepertinya menarik untuk dicoba. Menu andalan Alleycats ini terdiri dari sosis, bacon, tomat panggang, mushrooms, telur mata sapi setengah matang, kacang merah & setangkup roti. Untuk minumnya kita bisa pilih kopi Bali atau Teh. Gue sarankan sih ambil kopi Bali aja, abis tehnya paling banter cuma teh celup Mari Bicara itu. Nggak enak! :D

Image and video hosting by TinyPic

Full English Breakfast seharga 45K ini hadir dengan porsi generous. Asli! Banyak banget! Disesuaikan sama perut bule sepertinya. Rasanya? Awesome! Bahkan pemiliknya yang orang Inggris asli mengklaim kalo Full English Breakfast buatan mereka adalah yang terenak seAsia Tenggara. Nggak tau tuh bener apa enggak.

Image and video hosting by TinyPic

Selain makanan Inggris, Alleycats juga menyediakan Indian Curry, Kottbullar dan Sunday Roast yang bisa dinikmati setiap Minggu jam 6 sore dengan reservasi terlebih dahulu. Minuman yang ada disini juga murah - murah loh. Coba deh andalan mereka Red Bull Vodka seharga 20K.

Banyak keseruan menanti kita di Alleycats, coba liat foto - foto pengunjung yang dipajang di dinding bar dan bertanyalah pada waitressnya bagaimana cara bersenang - senang disana! :)


Alleycats Restaurant

Jl. Poppies Lane 2

Harga 10K - 120K

Saturday, October 2, 2010

WHAT TO SEE IN BALI : KECAK FIRE & TRANCE DANCE

Hello kids! Sekarang kak Adia mengajak kalian ke Ubud. Gue datang ke desa ini khusus untuk menonton pertunjukan tari Kecak. Sebenernya di Uluwatu bahkan di Kuta juga ada pertunjukan tari Legong atau Kecak. Tapi sepertinya aura mistis (cieeh) masih kental jika kita menonton di Ubud. 

Image and video hosting by TinyPic

Banyak sekali sanggar tari yang menampilkan kedua tarian ini. Bahkan masing - masing banjar (dusun yang terdiri dari beberapa RW) memiliki jadwal pertunjukan masing - masing dan setiap hari mereka tampil di Istana Ubud, Puri Agung Peliatan, Padang Tegal, Pura Dalem Ubud, Pura Dalem Taman Kaja dan Pura Padang Kertha dan masih banyak lagi.

Pertunjukan tari Kecak maupun Legong biasanya dimulai pada pukul 19.00 atau 19.30 WITA. Saran gue datang setengah jam sebelumnya biar dapet tempat paling depan.Harga tiket 75K tapi worth it banget deh! Biasanya di depan istana Ubud (di sebelah Pasar Seni Ubud) ada orang yang menawarkan tiket pertunjukan tarinya, nah pilih aja mau nonton dimana. Atau kalau bingung, kalian bisa menghubungi Ubud Tourist Information di 0361-973285. Harganya sama aja kok.

Nah, kemaren itu gue nonton Kecak di Pura Dalem Taman Kaja yang berada di desa Pakraman Ubud. Ada sekitar 140 keluarga di desa ini dan hampir seluruh warganya terlibat dalam pertunjukan tari ini yang digelar setiap Rabu dan Sabtu. Biasanya uang yang didapat dari penonton selain dipakai untuk membayar para penari juga untuk pembangunan Pura di masing - masing Banjar. 

Kecak Fire & Trance Dance terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama adalah Tari Kecak yang menampilkan sekelompok pria yang duduk secara berkeliling dan melakukan gerakan berayun, berdiri dan berbaring secara bersamaan dan alat musiknya? Mulut! Nggak ada instrument musik sama sekali, mereka bergumam atau berteriak secara ritmik dengan kompak. So awesome! Nah ceritanya sendiri sih diambil dari kisah Ramayana.

Sesi kedua adalah pertunjukan tari Sanghyang Djaran. Tumpukan sabut kelapa dibakar dan masuklah seorang penari  dengan kuda mainan yang kesurupan nginjek - injek bara api tanpa kesakitan. Tarian ini katanya untuk menjaga masyarakat dari kekuatan jahat maupun wabah penyakit. Selesai menari, bapak Dana yang bertugas menjadi penari Sanghyang Djaran langsung dikasih air suci biar sadar lagi.

Makanya udah jauh - jauh sampe Bali jangan sampai nggak nonton pertunjukan tari ini. Durasi satu jam dengan tiket seharga 75K mungkin rada mahal. Tapi kan kamu sedang liburan, cyin! Ada beberapa hal yang memang harus dibayar untuk mendapat pengalaman yang tidak kita dapatkan di kota sendiri. 

Setelah ini, kita makan makan makan makan makan!! Keep in touch, kids!

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic


Friday, October 1, 2010

THINGS TO DO IN BALI : (WINDOW) SHOPPING

Image and video hosting by TinyPic

Kali, gue akan sharing tips tentang shopping, shopping and shopping! Dengan budget yang tak terlalu besar, ini yang bisa kita nikmati:

1. Window Shopping at Kuta
Di Sepanjang Legian-Seminyak-Kerobokan berdiri butik maupun workshop super keren yang walaupun cuma diliat aja udah bikin seneng. Jangan buru - buru kalap belanja di sembarang toko kalo nggak mau jatuh miskin dalam waktu kurang dari lima menit. Toko - toko ini sepertinya memang ditakdirkan untuk dompet bule jadi berbahagialah hanya dengan melihat dari jendela saja.

2. Pasar Tradisional
Image and video hosting by TinyPic

Pasar Adat Kuta, Pasar Seni Ubud, Pasar Kerobokan adalah tempat yang bisa dijadikan pilihan berikutnya. Di Pasar Kerobokan yang terletak di perempatan toko Lio, setiap sore selalu ramai dengan penjual makanan khas Bali. Disana, gue mencoba sambal Bongkot, Lawar, Sate Lilit, Tipat Cantok yang kalo ditotal semuanya nggak nyampe 20K.

Image and video hosting by TinyPic

Di pasar seni Ubud, banyak barang - barang seni keren. Pasar yang sempat dijadikan lokasi syuting Eat Pray Love ini menjual patung, cinderamata, selimut khas ubud, peralatan spa, sampai rempah - rempah eksotis yang banyak diburu turis. Pintar menawar akan menjadi keuntungan tersendiri karena mereka lumayan sadis menyebut harga. Kalau mau barang yang sama dengan harga yang lebih rendah, kalian bisa pindah ke Pasar Sukawati yang letaknya tak terlalu jauh dari Pasar Seni Ubud.

3. Geneva Handicraft Centre
Image and video hosting by TinyPic

Suatu saat gue melihat gantungan kunci berbentuk lampu disko di area Kuta. Tertarik, bertanyalah gue berapa harganya sama yang jual. Dia menyebut angka 15oK! Fukkin Ripped Off!! Lalu seorang teman ngasih tau kalau mau beli oleh - oleh murah meriah mendingan dateng ke toko Geneva aja. Di toko ini, gue melihat barang yang sama persis dengan gantungan kunci yang gue taksir dengan harga 5K saja!

Inilah toko besar yang menjual ribuan cinderamata yang bukan hanya berasal dari Bali tapi juga dari seluruh Indonesia dengan harga grosir. Harganya dari ratusan rupiah sampai jutaan. Gue bilang sih lebih enak belanja disini, nggak pusing nawar - nawar dan udah pasti harganya lebih murah. Terletak di Jalan Kerobokan 100 Kuta - Bali, Geneva buka setiap hati mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam.

4. Billabong Factory Outlet
Liat para surfer berbodi aduhai mungkin bikin kalian berdandan seperti mereka. Komentar gue ... d'oh! lupakan saja! Tapi bukannya kalian nggak bisa pake apa yang mereka pake loh. Nah, daripada tekor gara - gara belanja baju - baju atau aksesoris ala surfer di daerah legian, lebih baik kalian datang ke Billabong Factory Outlet yang terletak di Jl. By Pass Ngurah Rai No. 11G Kuta. Menyediakan barang - barang dari brand Billabong, Oakley, Roxy dll tapi harganya bisa didiskon sampai 90%! Lumayan kan bisa bergaya (maunya) seperti surfer beneran?

Berikutnya, kita ke Ubud! Ngapain? Cak cak cak cak cak cak cak!!! Itu clue-nya! Stay tuned, kids!

THINGS TO DO IN BALI : A FLY IN A CHAMPAGNE

Kesal memandangi surfer wannabe yang belajar surfing di Pantai Kuta dan jatuh setiap tiga detik ke laut karena keseimbangan yang payah? Gue juga! Untuk itu lakukan hal berikut: Naik motor atau mobil sewaan menuju arah Garuda Wisnu Kencana. Di perempatan supermarket Nirmala belok kanan, terus sampai ketemu Pathung Bayi. Oh, salah! Itu sih jalan ke Ubud! Kita akan menuju ke Pantai Balangan, melewati jalanan kecil yang berkelok - kelok. Jangan lupa rajin - rajinlah bertanya ya, supaya tidak tersesat!

Bayar parkir 3K untuk motor dan 5K untuk mobil, turun sedikit dan tampaklah pemandangan super awesome! Pantai putih, pohon kelapa yang berjajar rapi dan deretan rumah beratap rumbai. Pantai Balangan adalah pantai pribadi milik Bapak Wakil yang dibuka mulai tahun 2009. Jarang sekali orang lokal datang kesini, paling warga sekitar. Pengunjung paling banyak adalah surfer - surfer keren yang sudah mahir beraksi di ombak ganas.

And yes, like Kelly Slater's movie. They fly in a champagne. We are free to witness.

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Wednesday, September 29, 2010

THINGS TO DO IN BALI : BEACH HOPPING

Di Bali banyak banget kegiatan yang bisa dilakukan. Tapi rata - rata membutuhkan budget gede buat menikmatinya. Misalnya kalau mau bermain di Waterbom yang kondang itu, biayanya sekitar 260K seorang. Ke Elephant Park? Siapkan budget 160K untuk Park Admission dan 450K untuk Elephant Safari Ride. Mau jalan - jalan di dalam laut ala Seawalker? Biayanya sekitar 850K. Boleh banget sih nyobain semua itu, tapi kalo budget terbatas apa lantas nggak bisa menikmati hal seru di Bali? SALAH BANGET!

In fact, gue nggak pergi ke tempat wisata yang gue sebutin tadi dan tetep bisa menikmati liburan gue. Salah satu yang wajib kamu coba adalah dengan mengunjungi pantai - pantai indah di Bali. Kalau tinggal di Legian atau Seminyak, Pantai Kuta dan Double Six bisa didatangi pada pagi atau malam hari saat tak terlalu banyak turis. Damai banget rasanya ngeliatin ombak sendirian.

Menjelang siang, kita bisa mengarahkan tujuan ke Nusa Dua di kompleks perhotelan bintang lima. Di pintu penjagaan, bilang aja kalau mau ke pantai, ada pantai Geger dan karang dengan ombak besar di Water Blow. Paling top kita cuma ngeluarin biaya parkir aja.

Puas main di Nusa Dua, arahkan kendaraan ke GWK. Di daerah Pecatu, mungkin pantai Dreamland yang paling banyak jadi tujuan. Tapi terakhir kesana setahun lalu, tempat itu udah sell out banget *sok indie*. Mending naik lagi menuju ke pantai Suluban. Meskipun lumayan ngos - ngosan naik turun tangga, tapi view yang didapet setara dengan perjuangannya.

Bingung arahnya? Ingat pesan gue. BACA PETUNJUK ARAH DAN TANYA, TANYA, TANYA! Pasti sampai deh!

Image and video hosting by TinyPic
Kuta di pagi hari

Image and video hosting by TinyPic
Pantai Geger

Image and video hosting by TinyPic
Water Blow

Image and video hosting by TinyPic
Gate ke Water Blow

Image and video hosting by TinyPic
Pantai Balangan, favorit surfer karena ombaknya yang besar

Image and video hosting by TinyPic
Pantai Suluban, airnya masih jernih banget

Image and video hosting by TinyPic
Wish you were here, Pantai Geger

Image and video hosting by TinyPic
Pantai Balangan

Image and video hosting by TinyPic
Pantai Balangan

Image and video hosting by TinyPic
Double Six kala senja


CHEAPASS WAY TO ENJOY BALI : MOTORBIKE RENT

Di Bali susah mencapai satu tempat ke tempat lain dengan angkutan umum. Yang paling sering ditemui cuma taksi dan bus pariwisata. Padahal kalau muterin Legian aja bisa mahal banget saking macetnya, apalagi kalau mau ke Ubud. Bisa habis budget liburan cuma buat transport doang.

Image and video hosting by TinyPic
ilustrasi foto : kompas.com
Alternatifnya, sewa motor atau mobil selama di Bali. Selain lebih murah, kita juga bisa berhenti di lokasi - lokasi bagus tanpa takut ngeliat argo yang melaju cepat. Untuk itu kalian bisa datang ke daerah Kuta - Legian (di Monumen Bom Bali I). Di pinggir jalan banyak orang yang menawarkan jasa sewa motor atau mobil dengan harga yang cukup terjangkau. Mau motor matik, manual, mobil karimun atau mobil lain yang kapasitasnya lebih besar, pilih saja tergantung kebutuhan.

Sewa motor sekitar 50K - 60K perhari, tapi masih bisa ditawar saja di range harga 30K - 40K. Jadi jangan ragu menawar! Sementara untuk mobil berkisar di harga 125K - 400K.

Nah, perhatikan juga tata cara menyewa kendaraan. Pertama, liat tangki bensin. Kalau tangki penuh saat dipinjam, berarti juga harus kembali dalam keadaan penuh begitu pula sebaliknya. Kemudian mereka akan meminta KTP kita sebagai jaminan, inget KTP ya jangan kasih SIM karena sering ada razia kendaraan bermotor di jalanan Bali. Hapalkan juga alamat dimana kita menginap plus membayar penuh sesuai lamanya kita meminjam kendaraan.

Motor dan mobil sudah ditangan, sekarang kita bebas deh pergi kemana saja! Trust me, sebego - begonya baca peta *ngaca liat diri sendiri* ditanggung nyampe tempat tujuan karena banyak banget petunjuk arahnya. Sering - sering nanya orang juga kalo bingung soal arah.


Next, cari tahu apa yang bisa dilakukan dengan budget minim di Bali! Stay tuned, kids!

CHEAPASS WAY TO BALI : ACCOMODATION II

Image and video hosting by TinyPic

Memang masih ada penginapan murah di Bali? Eyaowoh! Banyak! Tapi tolong diingat - ingat waktu terbaik untuk pergi kesana. Normalnya, Bali menjadi sangat ramai pada bulan Juli - Agustus dan Oktober - Desember. Nah kalau kalian merencanakan liburan on budget, ada baiknya memilih selain bulan - bulan tersebut karena biasanya losmen kelas curut pun tidak akan segan menaikkan harga sembarangan. Perhatikan juga kapan Hari Raya Nyepi berlangsung. Nggak mau mati gaya kan?

Anyway, salah satu andalan backpacker baik lokal maupun bule untuk penginapan murah adalah daerah Kuta - Legian. Di area ini banyak sekali penginapan murah yang bisa dipilih. Tinggal tetapkan saja berapa budget untuk akomodasi.

Nah, kecuali memang sudah cocok, sebaiknya sih jangan menginap dalam jangka waktu lama disatu tempat. Coba rajin - rajin keluar masuk gang mencari penginapan yang murah, bersih dan aman. 

Hah, keluar masuk gang? Iya! Ada dua gang legendaris dimana losmen atau hotel murah bertebaran. Namanya Poppies Lane I dan Poppies Lane 2. Berikut ini beberapa tempat dengan budget maksimal 150K/malam yang bisa kalian coba:

Kedin's Inn

Poppies Lane I

Phone : 0361-756771

Single : 60K

Double : 70K

Triple   : 90K

Lima Satu Cottages

Poppies Lane I

Phone : 0361-754944

Single : 100K

Double : 150K

Losmen Arthawan

Poppies Lane 2

Phone : 0361-752913

Single - Double - Triple dibawah 100K

Blue Ocean 

Jl. Legian Kaja Beach

Phone : 0361-730289

Small bed : 120K

Large bed : 130K

Itu cuma beberapa pilihan aja. Tips dari gue, jangan malu untuk keluar masuk dan mengecek harga serta kondisi kamar. Mereka biasanya tidak akan menolak, kok. Percaya deh, masih banyak banget penginapan yang harganya jauh dibawah tempat yang gue sebutin tadi.

Cara lain yang lebih murah adalah menginap di rumah teman yang sudah kalian kenal. Kalau mereka sudah mengijinkan, jangan lupa bawakan oleh - oleh kesukaan mereka.



CHEAPASS WAY TO BALI : ACCOMODATION

Hello, kids! Berjumpa lagi dengan Kak Adia! Semak - semak yuk?! Oh maaf, kali ini kakak mau sharing pengalaman bagaimana cara mendapatkan akomodasi yang murah di Bali. Are you ready?

Percaya nggak kalo salah satu cara dapet akomodasi murah bahkan gratis adalah dengan join di twitter? Entah ya, hoki gue melonjak setelah gabung social network ini. Mulai dapet sneaker classic sampai voucher hotel gratis.

Image and video hosting by TinyPic

Nah, coba follow beberapa perusahaan hospitality yang sering memberikan hadiah buat followernya. Beberapa diantaranya adalah Air Asia Indonesia dan Tune Hotels Indonesia. Mereka sering ngadain kuis berhadiah dan gue adalah salah satu pemenang voucher menginap gratis di Tune Hotels Bali. 

Tapi kalau hoki kalian tidak semengkilap gue *petir menyambar*, hotel ini tarifnya nggak mahal kok. Bisa dibooking online dan seperti biasa, cari promo murah atau pesan jauh - jauh hari biar makin terjangkau harganya. 

Tune Hotels mengusung konsep limited service, jadi kita bayar apa yang kita gunakan saja. Toh kebanyakan kita akan menghabiskan waktu diluar, kan? Anyway, berikut ini pengalaman gue menginap di Tune Hotels Double Six - Bali:

Jika kita beli online, tentunya kita bebas masuk kapan saja. Tapi kalau dari hasil menang kuis, biasanya voucher menginap hanya bisa digunakan pada hari Minggu - Kamis. Check in bisa dilakukan mulai pukul 14.00 WITA dan check out pukul 10.00 WITA.

Tune Hotels Double Six terletak di Jalan Arjuna yang searah menuju pantai double six jadi pasti gampang dicapai dengan taksi atau ojek. Yang seru, lokasinya deket banget kalau ke pantai, nggak nyampe lima menit deh.

Kamar hotelnya sendiri nggak terlalu lebar tapi cukuplah buat naroh barang. Keunggulan hotel ini mungkin terletak pada kasur dan pancuran air deras yang bisa disetel dengan suhu panas/dingin serta kebersihannya. Kipas angin tersedia disetiap kamar dan fasilitas lain bisa dipakai atau diabaikan tergantung keinginan. Fasilitas tambahan ini berupa AC, handuk dan peralatan mandi, WiFi di kamar dan hair dryer. Kalau mau lebih murah, skip aja semua pake fasilitas standar aja.


Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Hotel ini bukan pilihan? Setelah ini gue akan berikan alternatif menginap murah meriah di Bali. Keep in touch, kids! Because i'd like to be touched! Halah!

Tuesday, September 28, 2010

CHEAPASS WAY TO BALI : TRANSPORTATION

Kalo udah tau budget mepet, ingat - ingat pesan ini : JANGAN SAMPAI KETINGGALAN PESAWAT! Tapi tentunya itu yang gue alami. Pesawat berangkat pukul 7.45 dan gue ngos - ngosan didepan counter Mandala pukul 7.25 ngemis - ngemis mas jaga biar dibolehin masuk. Ditolak tentunya. 

Ya udahlah semua murni kesalahan gue, diambil hikmahnya aja. Anyway, hikmahnya adalah gue nambah budget 350 ribu untuk terbang dengan Garuda yang berangkat pukul 8.00 pagi. Yeah, biar cheapass yang penting fly with style. *Nangis di selokan*

Image and video hosting by TinyPic

Penumpang nggak terlalu ramai pagi itu, crew pesawat ramah - ramah banget. Pukul 10.00 WITA gue mendarat dengan selamat di Bandara Ngurah Rai. Pas turun, seorang awak pesawat membaca tulisan dibelakang kaos gue. 'Itu tulisannya bener Haram?' 'Iya bener, Pak'. Kemudian dia berucap 'Astaghfirullooooh' sambil melihat ulang tulisan Haram di t-shirt Down For Life yang gue pake.

CHEAPASS TRICK
Kalo kalian tinggal di Solo atau Jogja, Bali bisa dicapai dengan jalan darat atau udara. Buat yang paranoid naik pesawat bisa memilih Bus Safari Dharma Raya. Terakhir, mereka mematok tarif sekitar 215K dengan waktu tempuh 17 jam sampai Bali.

Nah, kalau mau efisien emang lebih enak naik pesawat sih. Karena di Solo nggak ada rute penerbangan ke Bali, maka kita bisa pergi ke bandara Adi Sucipto, Jogjakarta.


Image and video hosting by TinyPic


Takut mahal? Ini yang gue lakukan: Rajin cek website
Garuda Indonesia, Lion Air
dan Mandala atau sign up di website masing - masing maskapai karena banyak promo dengan harga menarik dan informasinya akan dikirim langsung ke email. Biasanya kalo kita booking jauh - jauh hari, harganya bisa semakin murah loh. Walaupun ada juga yang justru makin murah ketika udah mendekati hari H. Tapi lebih baik ambil amannya aja. Kaya gue pergi bulan Agustus, sudah booking sejak bulan Mei. Dengan begitu, pengeluaran tidak akan terlalu besar dalam satu waktu. Nah sebagai gambaran ini biaya transportasi dengan menggunakan pesawat.

Tiket PP Mandala Jogja - Bali : Rp. 608.000 (Harga Promo bulan Mei 2010)
Airport Tax : Rp.25.000

Next posting, gue bakal cerita bagaimana mendapatkan akomodasi murah meriah di Bali. Stick around!

Monday, August 16, 2010

ROCK IN SOLO IS BACK!

Image and video hosting by TinyPic

Setelah ramai dengan kegiatan budaya, kota Solo kini bersiap dengan kunjungan para metalheads dari berbagai kota lewat event tahunan Rock In Solo yang digelar untuk keempat kalinya.

Jika tahun lalu Psycroptic dari Selandia Baru menjadi headline di Rock In Solo III, tahun ini band death metal asal USA, Dying Fetus yang akan menjadi penampil utama. Kehadiran Dying Fetus cukup membanggakan karena Indonesia adalah satu - satunya negara di Asia tenggara yang dipilih setelah mereka tampil di Australia.

Antusiasme para metalheads sudah terasa sejak awal, terbukti 1000 lembar tiket presale seharga 30 ribu telah habis terjual dan presale periode kedua dengan penambahan 1000 lembar tiket juga laris manis. Menjelang hari H, tiket akan merambat naik mulai harga 50 ribu, 75 ribu dan 100 ribu.

Rock In Solo IV akan digelar di Stadion R. Maladi pada hari Jum'at, 17 September 2010 mulai pukul 13.00 - 22.00 WIB.

Silakan baca list dibawah ini untuk tau para penampil dan ticket box untuk pembelian tiketnya.

Artist / Talent di Rock In Solo :

Dying Fetus Amerika

Falls of Mirra Singapura

Siksa Kubur Jakarta

Valerian Surabaya

Cranial Incisored Yogyakarta

Down For Life Solo

Komunal Bandung

Opium Bandung

Bandoso Solo

Take And Awake Solo

Ticket Box:

Solo - BELUKAR ROCKSHOP
Jl. Pandu Dewanata 155, Kartopuran Solo 57152.
Timur lapangan Kartopuran, sebelah Masjid Al Muttaqien.
(0271 - 648079, 085725 191 666, 081 904 768 349)

Delanggu - Holyflesh
Prap. Pakis Km 18, Pertigaan Pakis, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. 57471.
Hp: 085642025986

Klaten - RWK FM

Jogja
Sastrawan Indogrind
0818256725 / 0274 7866578

TECMA ADVERTISING Semarang
Jalan Cinde Barat No 11
Phone: 024-8319343

Malang - Sinergi

Surabaya - Metal Militia
Jalan Ngagel Jaya Selatan I No 2
Surabaya - 60284
Phone: 031-5037333

Surabaya - DAS Rock Merchandise :
Jl. Pakis Tirtosari 3 No 4A
Surabaya, Indonesia
CP : 081938556555