Thursday, October 21, 2010

WISATA METAL TANAH JAWA

Beberapa tahun terakhir, ada satu hari dimana kota kecil yang gue tinggali ini jadi bergemuruh akibat sound system ribuan watt yang memperdengarkan puluhan band metal ke seluruh penjuru tempat.

Image and video hosting by TinyPic

Kota Solo seperti Norwegia versi lokal, dimana musik metal kini menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan hampir sebagian besar anak muda. Terimakasih kepada sebuah event organizer bernama The Think yang berisi orang - orang berdedikasi tinggi dan terus berusaha membuktikan bahwa kota ini layak menjadi barometer event metal di Indonesia.

Rock In Solo adalah sebuah event tahunan, dimana setiap tahun penyelenggaranya giat belajar untuk memproduksi event metal yang layak untuk disaksikan bukan hanya penonton dalam kota tapi juga luar kota. 

Tahun ini mungkin adalah puncak sukses dari kerja keras seluruh tim. Asal tahu saja, event metal adalah acara yang membuat sponsor deg - degan memberi dana. Kebanyakan merasa was - was kalau - kalau acaranya berlangsung brutal.

Well, gue kasih gambaran seperti apa Rock In Solo 2010 berlangsung. Tiket yang dijual secara presale di tiket box beberapa minggu sebelumnya membuat arus penonton yang akan masuk ke venue menjadi lancar. Di dalam stadion Sriwedari, dimana acara ini berlangsung sudah berjajar stand food & beverage yang akan memastikan bahwa semua orang punya cukup energi untuk bersenang - senang sampai malam. Untuk penonton yang membawa uang ekstra bisa juga menghabiskan isi dompet di booth merchandise yang menjual tshirt, sepatu, CD dan majalah.

Image and video hosting by TinyPic

Lupakan tawuran antar penonton karena itu hanya berlaku untuk pertunjukan Wali dan kawan - kawannya. Rock In Solo mungkin adalah acara paling tertib yang pernah gue lihat. Polisi yang berjaga bukanlah polisi norak yang main gebuk orang - orang yang sedang moshing dan slam dance. Mereka polisi metal, bung! Haha! Bahkan jika kepalamu bocor karena terjun bebas dari panggung, beberapa metalhead akan dengan senang hati menggotongmu ke Ambulan.

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPicSalah satu personel Komunal mengaku seumur - umur baru kali itu main didepan ribuan metalheads. Headliner malam itu, the mighty Dying Fetus tak henti - hentinya memuji Rock In Solo. Trey Williams sang drummer berucap 'Kalian lihat tadi? saya tak bisa berhenti tersenyum sepanjang show! Ini gila dan kalian punya penonton terhebat!' 

Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic

Ya, Kota Solo terkenal dengan wisata budaya. Tapi jika berkenan, datanglah tahun depan untuk melakukan wisata metal di Tanah Jawa. Kami menyambut kalian!

Image and video hosting by TinyPic

I GOT MAD LOVE FOR THIS MAN

Need i say more?

Image and video hosting by TinyPic 
Image and video hosting by TinyPic 
Image and video hosting by TinyPic 
Image and video hosting by TinyPic 
Image and video hosting by TinyPic 
Image and video hosting by TinyPic 
Image and video hosting by TinyPic

Tuesday, October 19, 2010

CAFE MOKA

Terletak di Jalan Seminyak yang selalu ramai, Cafe Moka cukup mudah terlihat  berkat sign board  lumayan besar di depan kafe bernuansa Perancis ini.

Image and video hosting by TinyPic

Menu yang ditawarkan lengkap banget untuk breakfast, lunch, dinner maupun sekedar nyemil cake sambil ngopi - ngopi cantik. Sesuaikan aja pilihan dengan isi kantong karena semua makanan yang dipajang ada price tag-nya. 

Image and video hosting by TinyPic

Karena gue datang pagi hari, akhirnya milih breakfast set yang nggak terlalu berat (dan nggak mahal hehe). Namanya Trekking Breakfast yang terdiri dari sepotong cake, semangkuk yogurt isi buah dan sereal, segelas juice (banyak pilihan) dan secangkir kopi, teh, atau cokelat (pilih salah satu). 

Image and video hosting by TinyPic

Selain itu, kita juga bisa menikmati menu - menu lain mulai dari pasta, sandwich, salad, es krim, berbagai jenis cake. You name it! 

Untuk harga juga masih reasonable kok. 50K udah kenyang banget. Oh iya.  Selain di Seminyak, Kafe ini juga buka di Ubud.

IF IT'S FREE, WHY BUY?

Hello, kids! Gue masih berhutang beberapa posting soal Bali. Oh iya, sebelumnya terimakasih ya untuk respon positif atas posting gue soal traveling murah meriah di Bali. Hope you guys enjoy this one.

Salah satu hal yang paling menyebalkan saat liburan adalah orang - orang yang titip semua benda seakan - akan kita bepergian dengan koper penuh uang seperti mafia Italia. Bersikap kejamlah! Screw those cheap ass bitches! Bahkan, kejamlah terhadap diri sendiri dengan tidak membeli barang - barang yang melambai - lambai di setiap toko. Ingat saja prinsip 'PENGEN atau BUTUH?'

Nah, sebagai gantinya. Bawa saja beberapa souvenir yang bisa dibawa pulang secara gratis. Misalnya ini:

Kartu Pos
Image and video hosting by TinyPic
Hotel, mini market atau restoran di Bali biasanya punya satu rak khusus untuk menaruh kartu pos gratis. Sebenarnya, kartu - kartu ini adalah iklan dari berbagai industri mulai dari clothing, hospitality, delivery, shipping dan lain - lain. Uniknya, mereka mengemasnya secara cantik dalam bentuk kartu pos dan bisa diambil secara gratis. So grab them all!!

Free Magazines
Image and video hosting by TinyPic
Dengan industri pariwisata yang begitu besar, tidak heran jika banyak hotel, tempat belanja, gallery, restoran yang berlomba - lomba memamerkan produknya.

Serunya, banyak sekali free mags yang bisa didapatkan secara gratis. Misalnya majalah The Beat yang hadir dua minggu sekali dan bisa didapatkan di Circle K. Ada juga majalah Hallo dan Let's Eat yang mengupas kuliner Bali mulai dari harga sampai menu istimewanya. Bahkan tak jarang setiap daerah punya free mags sendiri, misalnya Ubud Community yang menampilkan segala event maupun hospitality service di Ubud. Ada pula majalah Agung yang mengupas pariwisata di daerah Bali Timur.

Mushroom
Image and video hosting by TinyPic
image from here

Ini sih rada langka ya. Tapi kalau mau cekikikan barang sehari dua hari tanpa harus beli dari pedagang mushroom yang ada di pojokan toko sepanjang Legian, kita bisa mencari mushroom di daerah pedesaan misalnya di daerah Balangan. Tinggal ijin aja sama pemiliknya terus cari sendiri di kebun, ukurannya lebih besar dan gratis, SERIUS! 

Oh iya, apakah gue sudah bilang kalau jamur - jamur ini tumbuh diatas pup sapi? 

Intinya sih, beli yang memang harus dibeli. Tapi kalau budget bisa dipakai untuk hal lain daripada beli oleh - oleh (ex: sewa motor/banana boat), dua dari tiga benda yang gue sebutkan tadi bisa dijadikan alternatif oleh - oleh buat orang rumah. Hehe!

Mood Booster Of The Day

Image and video hosting by TinyPic

"A journey of a thousand miles begins with a single step."
Confucius

I HEART THIS!

Can somebody pleaseeeee buy me this lovely thang??

Image and video hosting by TinyPic

Ini adalah Nex-3, kamera DSLR ultra compact dari Sony. Dengan 14.2mp dan video HD, sepertinya akan menyenangkan kalau membawa benda ini saat bepergian, ya? 

TAPIPAAAAAAAK!!! Biarpun compact tapi kamera ini berjenis rempong! Walaupun lensanya bisa diganti, tapi lensa sony alpha tak akan berjodoh karena mereka merilis lensa sendiri untuk sony Nex-3/Nex-5. Cih, jual mahal!

Anyhow, gue masih berharap ada yang mau membelikan kamera ini. Pokoknya gue langsung pindah agama dari penyembah dispenser jadi penyembah berhala orang yang ngasih deh!

Saturday, October 16, 2010

Nippon Killer

Di Java Rockin' Land kemaren, ada sebuah band asal Jepang bernama Galaxy 7. Seperti layaknya cowok - cowok Jepang, seluruh personel band ini tampil flamboyan. Vokalisnya meliuk - liukkan tubuh dengan lincah dan sangat rajin berkomunikasi dengan penonton. Galaxy 7 terkenal sebagai band yang suka berkolaborasi dengan siapa saja diatas panggung, mulai dari seniman Kabuki sampai atlet bela diri.

Tapi yang paling menarik dimata gue adalah sang gitaris, Yasuaki Tsubone. He's a killer!

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Thursday, October 14, 2010

The Howling Wolfmother

Band Australia ini menjadi headliner di Java Rockin' Land hari ketiga dan menjadi salah satu band dengan penampilan terbaik sepanjang acara tersebut berlangsung. Enjoy them screaming and howling!

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Wolfmother menyaksikan penampilan Andra & The Backbone yang tidak maksimal dari pinggir panggung

Now it's the show time!!
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Tuesday, October 12, 2010

Hey, Sleepyhead

Awesome!!

16 Facts about Sleep

source : www.parentdish.com 

Wednesday, October 6, 2010

MUST TRY IN BALI : S.O.S BAR

Image and video hosting by TinyPic

Satu hal yang harus kamu coba saat di Bali adalah menikmati ambient dari kafe, resto atau bar yang jumlahnya ratusan. Buatlah budget khusus karena kadang - kadang biayanya lumayan bikin manyun. Nggak usah datang ke banyak tempat, satu aja sekedar merasakan lifestyle of a rich and famous *gigit dompet*.

Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic

Awalnya gue dan ajiz mau dateng ke Rock Bar tapi berhubung sudah sore kita memutuskan untuk pergi ke Anantara Resort yang ada di Seminyak. Di resort itu ada bar uber cool yang terletak di lantai 4 bernama S.O.S (Sunset On Six). Sesuai namanya, emang paling seru datang kesini pas sore hari sambil menikmati sunset dan memandangi laut. Musik - musik a la Cafe Del Mar dari DJ Set atau live band yang membawakan musik jazz bikin kita jadi makin betah.

Image and video hosting by TinyPic

Yang bikin gue kaget harga di S.O.S termasuk affordable loh. Serius! Untuk tempat sekeren itu, harga makanan berkisar antara 35K (Hand Cut Chips With Tomato) hingga 100K (Grand Lamb Koffta). Martini, Margarita, Mojito berkisar antara 75K - 95K. Liquor macam Tequila atau Amaretto Disaronno rata - rata 65K sementara untuk Cognag berkisar antara 65K - 350K.

Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic

Selain itu, S.O.S juga menyediakan cerutu. Jadi kalau sok pengen terlihat seperti Fidel Castro silakan memilih cerutu harga paling murah, Romeo y Julieta No. 1 (125K) hingga yang termahal Cohiba Esplendidos (535K).

Image and video hosting by TinyPic

Satu hal yang bikin gue salut dari S.O.S adalah pelayanannya yang super ramah. Nggak peduli apakah lo datang untuk fine dining atau sekedar minum bir dengan kaos butut dan sendal jepit seperti gue. Semuanya mendapatkan keramahan yang sama. Awesome! Very recommended!

S.O.S Rooftop Bar

Anantara Resort

Jl. Abimanyu (Dhyana Pura)

Seminyak

Harga : 35K - 535K